7/21/12

Surat "Cinta" untuk Nyamuk

Nyamuk setelah berhasil dengan misinya


dear nyamuk..
sekarang ini Indonesia sedang melewati musim kemarau..
dan seperti kemarau-kemarau tahun lalu yang tidak pernah kau lewati untuk berpesta, kemarau kali ini pun kau datang berpesta..
menyerbu, menyerang, dan sulit untuk dikalahkan..

nyamuk..
seperti halnya Indonesia, rumahku yang memang menjadi bagian dari Indonesia pun pasti tak luput dari kehadiranmu..
taukah kau bahwa kehadiranmu seringkali membuatku terkejut..?
taukah kau bahwa kehadiranmu seringkali menguras seluruh waktu, tenaga, dan pikiranku..
entahlah..
mungkin kau terlalu sibuk dengan misimu sehingga enggan untuk tau..atau mungkin kau tau dan kau terlalu senang dengan besarnya pengaruh dirimu terhadapku..
sehingga apapun yang aku lakukan untuk menghindari dan mengusirmu selalu tidak mampu menghalangimu untuk datang kembali..

nyamuk..
seringkali aku merasa bimbang dengan apa yang kau lakukan padaku..
ada saat-saat tertentu aku bertanya-tanya dalam hati "anugrah kah..atau cobaan kah..kehadiranmu dan seranganmu yang bertubi2..?"
seperti saat ini..saat umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa..
kau tanpa ampun tetap datang, menguras seluruh perhatian dan tenagaku, dan membuatku sulit untuk beristirahat..
lagi-lagi aku bertanya dalam hati.."harus kuanggap apa kehadiranmu kali ini..?anugrah untuk mempertebal kesabaranku atau cobaan untuk menguji kesabaranku..? "
apapun itu, harusnya kau tau bahwa setiap waktu yang ada dalam bulan Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik mungkin..dan kehadiranmu yang pantang menyerah itu bisa membuat waktuku banyak terbuang hanya untuk mengurusimu..

nyamuk..
bisakah kau memberiku sedikit ruang..?aku terlalu sesak dengan intensitas kehadiranmu dalam hidupku..?
dan aku bisa kesakitan bila kau terus menyerangku dan akhirnya meninggalkanku begitu saja ketika kau sudah terlalu puas untuk menyengatku..

oh nyamuk..
jika kau memang seharusnya hadir dalam musim ini, kumohon..jangan permainkan waktu, pikiran, dan tenagaku dengan kehadiranmu..
karena aku tak akan sanggup menahan emosi jika kau terlalu sering mempermainkan dan menyakitiku..

tertanda:
manusia yang sering bimbang karenamu..:(


nb: pada ngerasa ga c kalo kehadiran nyamuk banyak miripnya sama kehadiran cinta..?sebelas duabelas lah..misalnya:
  1. walopun sering dateng tiba2, tapi dia selalu dateng kalo emang udah musimnya..
  2. punya misi dan sasaran tertentu..
  3. siap menyerbu, menyerang, dan menyengat sasarannya tanpa kenal lelah
  4. sulit untuk dihadapi serta menguras banyak waktu, tenaga, dan pikiran si sasaran
  5. sering buat sang sasaran bimbang (ini gw c, ga tau kalian) antara ini hal baik atao hal buruk yang kita dapet c?
  6. sering buat susah tidur nyenyak
  7. beberapa rela mengorbankan hidup kalo serius (beberapa nyamuk rela mati demi kenyang minum darah) dan beberapa sisanya lebih senang mempermainkan dan meninggalkan luka ketika sudah mendapatkan sasaran..
see..ga beda jauh kan..hehehehe (maksa)

nb kuadrat: ketimbang galau sama persamaan antara nyamuk dan cinta, gw lebih galau sama kecakapan pikiran gw dalam menangkap permasalahan yang sebenernya ga penting2 amat..
kenapa ya, gw selalu ngerasa otak gw lebih jago nyusun kalimat yang mengekspresikan kegalauan ketimbang kalimat ilmiah yang seharusnya gw selesaikan..?
kenapa menuangkan pikiran gw untuk membuat skripsi ga segampang menuangkan pikiran gw dalam nulis hal2 konyol kaya diatas..?
pasto beberapa da yang bilang "bisa kok asal lo niat.."
tapi kenyataannya, berapa kali niat gw sangat,sangat,sangat kuat
berapakali gw memikirkan ide2 cemerlang untuk nyusun kalimat disebuah buka yang berjudul "skripsi"
tapi ketika mata gw ngeliat judul buku itu, seketika, kata2 yang mau gw tulis selalu gw pertimbangkan ulang dan akhirnya hilang semuanya..
HEEEEELLLLPPPPP MEEEEEEEEEEEEE......

No comments:

Post a Comment